Friday, August 3, 2012
Lagu anak-anak, pada kemana ?
Dulu pas waktu masih bocah suka dengerin lagu apa hayo ? Coba diinget-inget lagi !
Tapi rasa rasanya dulu banyak lagu lagu lucu yang terdengar akrab di telinga. sekarang pada kemana ya ? dan ternyata lagu anak-anak itu susah dibikinnya lho, bukan sekedar bikin lirik yang unyu terus diaransemen. Penciptanya juga harus memikirkan gimana biar lagunya ringan tapi gak murahan, susah kan tuh ?
Nih WeyEmJey akan memperkenalkan beberapa pencipta lagu anak anak yang sudah sangat top cer banget buat bikin lagu anak anak:
A.T Mahmud a.k.a Abdullah Totong Mahmud
"Pelangi pelangi alangkah indahmu, merah kuning hijau dilangit yang biru .. pelukismu agung siapa gerangan ? pelangi pelangi ciptaan Tuhan"
Inget gak sama lagu ini ? lu gak inget parah banget lu sumpah ! Lagu tadi itu adalah salah satu dari 400 lagu anak anak ciptaan almarhum Abdullah Totong Mahmud yang bisa dipanggil A.T Mahmud
A.T Mahmud lahir di Palembang tanggal 3 Februari 1930. Menurut bang Mahmud (sok kenal banget njiiiir), ada 3 hal yang harus dilakukan kalo mau bikin lagu anak anak. Pertama melihat perilaku anak anak. Kedua, mengerti pengalaman masa kecil. Ketiga, berisi pesan pendidikan pada anak anak dan A.T Mahmud sangant kecewa di ujung hidupnya ia melihat jarang keluar lagu anak anak yang ada lagu dewasa terus yang dinyanyiin. Akhirnya, A.T Mahmud meninggal pada 6 Juli 2010 pada umur 80 tahun.
Pak Kasur a.k.a Soerjono
Yang satu ini juga adalah salah satu dari legenda lagu anak Indonesia hehehe.
Dia ini yang nyiptain lagu Potong Bebek Angsa, Bangun Tidur, Naik Delman, Satu- Satu, Kebunku, Sepedaku Roda Tiga. Tapi namanya kok kasur ya ? berarti suka ditidurin dong ? (nah lho)
Ternyata setelah diselidiki kasur itu diambil dari pas remaja dulu pak Soerjono suka ikutan organisasi sehingga dia suka dipanggil Kak Soer. Lama kelamaan orang orang doyan manggil dia Kak Soer sehingga dia tidak lagi dipanggil Soerjono tapi Kak Soer (Kasur).
Pria kelahiran Purbalingga 26 Juli 1912 ini sudah menciptakan 140 lagu anak anak dan banyak yang terkenal dan nempel banget di kepala kita. Sama istrinya, Sandiah yang dipanggil bu Kasur bikin taman kanan kanak lho, namanya TK Mini hehehe.
Ada tips nih dari Pak Kasur, kalo bikin lagu anak anak hindari huruf R, Kenapa ? karena lidah anak anak masih sukar untuk melafalkan "R" bila diajak bernyanyi bersama hehehe
Ibu Sud a.k.a Saridjah Niung
Ibu Sud lahir di Sukabumi 26 Maret 1908. Ciri khas dari lagu Ibu Sud adalah memasukkan unsur nasionalisme yang membangkitkan semangat kita seperti Berkibarlah Benderaku, Burung Kutilang, Lihat Kebunku, Naik-Naik ke Puncak Gunung, Bendera Merah Putih, Tanah Airku.
Ternyata Museum Rekor Indonesia mencatatnya sebagai Ratunya lagu anak anak Indonesia karena sudah menciptakan 480 lagu anak ! WOW !
Ketika remaja, dia menikah dengan R Bintang Soedibjo, semenjak itulah dia dipanggil Ibu Soed/ Ibu Sud dan Ibu Sud ini temennya pak Wage Rudolf Supratman lho ! tau kan W.R Supratman yang menciptakan Indonesia Raya ? Nah ibu Sud ini yang ngiringin pak Supratman membawakan lagu Indonesia Raya pertama kali di Kongres Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.
Ibu Sud juga mendapatkan ilham menciptakan lagu dari kejadian perjuangan. Misalnya, ketika ia melihat Jusuf Ronodipuro, pimpinan RRI yang menolak menurunkan Merah Putih dari kantornya. Nah kegigihan ini diabadikan Ibu Sud dalam lagunya: Berkibarlah Benderaku
Papa T Bob a.k.a Erwanda Lucas
Tahun 1990-an itu adalah tahun dimana mem-boomingnya lagu anak anak Indonesia dan orang yang berjasa melakukannya itu adalah Erwanda Lucas. Pria yang mengambil nama T Bob dari nama anaknya ini adalah penulis lagu bertangan dingin dan berpena emas di zamannya. Setiap lagu yang dia ciptakan pasti sukses dan bintang cilik yang dia arahkan pasti sukses kayak Trio Kwek Kwek, Bondan Prakoso, dan Enno Lerian.
Lagu lagu kayak "Dicium Mama, Dicium Papa","Nyamuk Nakal", dan "Si Lumba-Lumba" adalah tiga dari sekian banyak hitsnya yang dia buat. Papa T Bob ini punya keunikan kalo dia pengen bikin lagu, dia harus melihat dulu sang anak. Dia harus empat mata sama anaknya yang akan menyanyikan lagu ini biar Papa T Bob bisa membayangkan lagu apa yang pantas dengan karakter si anak. Papa T Bob pernah menolak Joshua karena alasan ini sampe yah mereka ketemu lagi hehehe.
Namun sayang, karier Papa T Bob berakhir cepat karena cepatnya roda industri musik dan televisi melindas lagu anak anak dengan lagu lagu orang dewasa .. huft ... dan lebih parahnya lagi Papa T Bob terlibat judi sehingga hartanya seketika lenyap.
Jadi begitulah para legenda legenda pencipta lagu anak di Indonesia, tapi sekarang ? lagu anak makin terlindas dengan yang namanya lagu jaman Modern .. lagu cinta cintaan, lagu selingkuh selingkuhan, lagu ejek ejekan sudah jadi santapan buat anak kecil jaman sekarang, apakah pantas ?
Penulis: Katonymous
Subscribe to:
Post Comments (Atom)





No comments:
Post a Comment